Pemecahan Masalah

Setiap orang tentunya sering menghadapi masalah-masalah, baik masalah pribadi, masalah dengan orang lain, masalah ditempat pekerjaan, dan lain sebagainya yang memerlukan pemecahannya.

Setiap masalah yang dihadapi harus dipecahkan secara baik dan tepat pada waktunya. Karena jika suatu masalah dibiarkan berlarut-larut maka akan menimbulkan kesulitan terhadap orang yang menghadapi suatu masalah.

Ada dua istilah yang sering kita dengar, yakni persoalan dan permasalahan.

Persoalan adalah tiap-tiap sesuatu yang belum kita diketahui, namun sudah diketahui oleh orang lain.

Contohnya, seorang dosen matematika memberikan persoalan aljabar kepada mahasiswanya ketika semesteran. Mungkin si mahasiswa tidak tahu memecahkan persoalan aljabar yang diberikan oleh dosennya, tetapi dosen yang memberikan persoalan aljabar itu sudah tahu akan jawabannya.

Permasalahan adalah setiap kejadian keadaan yang kita hadapi, yang menimbulkan pertanyaan bagaimana keadaan kejadian itu, apa akibatnya kalau kejadian itu tidak segera diatasi, apa hubungan kejadian itu dengan kejadian lain, dan bagaimana akhirnya.

Dari sudut pengertian tersebut, maka jelaslah bahwa yang paling banyak dihadapi oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari, adalah permasalahan.

Sering juga kita mendengar istilah situasi dan kondisi. Untuk kepentingan pemecahan masalah, maka perlu kiranya dipertajam pengertian situasi dan pengertian kondisi.

Situasi adalah keadaan yang sifatnya mudah dapat berubah. Misalnya, situasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai menanjak naik. Ketika BBM mulai menanjak naik, semua orang menjadi ribut. Namun jika BBM turun, maka orang akan diam dan tenang.

Kondisi adalah keadaan yang bersifat langgeng. Misalnya, kondisi masyarakat Indonesia yang agamais. Keadaan tersebut tidak mungkin diubah.

Jika kita dimintakan untuk memecahkan suatu masalah, maka yang pertama-tama harus dilakukan adalah mengenali masalah yang dihadapi dengan seksama.

Apabila masalah yang dihadapi itu telah kita kenal, maka akan diketahui apa faktanya, apa penyebab sehingga menimbulkan masalah itu, apa akibatnya kalau masalah itu tidak segera dipecahkan, bagaimana hubungan masalah itu dengan masalah lain, dan bagaimana akhirnya.

Dengan mengenali suatu masalah, maka dapatlah disusun suatu rencana untuk mengatasinya. Setiap rencana merupakan alternatif, dan setiap alternatif disamping mengandung keuntungan tentu juga mengandung kerugiannya.

Yang menjadi keputusan dalam menghadapi suatu masalah, adalah alternatif yang lebih banyak untungnya. Apabila keuntungan dan kerugian beberapa alternatif adalah sama, maka yang menjadi keputusan haruslah alternatif yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Cara berpikir dan kegiatan dalam menghadapi suatu masalah, adalah sebagai berikut :

Mencarai fakta dengan keterangan, yaitu : Fakta adalah kenyataan, lepas dari pada suka atau tidak suka terhadap kenyataan itu.

Dalam mengemukakan fakta, memerlukan keberanian dan fakta itu harus dikemukan secara jelas.

Mencari penyebab yang menimbulkan fakta itu, dengan keterangan : Mencari penyebab yang menimbulkan sesuatu fakta memerlukan ketelitian dan ketekunan.

Sekali penyebab telah diketemukan, harus ada keberanian moral untuk mengemukakannya.

Menganalisa akibat-akibat yang mungkin timbul, dengan keterangan : Menganalisa akibat memerlukan pengetahuan dan otak.

Sekali akibat yang mungkin timbul sudah diperhitungkan, maka harus ada pula kemampuan untuk mengemukakannya dengan alasan yang logis atau masuk akal.

Menyusun rencana untuk mengatasi sesuatu permasalahan, haruslah dipertimbangkan keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul dalam pelaksanaan rencana itu.

Keputusan yang diambil adalah rencana yang paling menguntungkan bagi pelaksanaan tugas dalam rangka usaha mencapai tujuan.

Mengenali masalah yang bersifat luas (nasional) dan menyusun rencananya, memerlukan waktu yang cukup lama, mengerahkan banyak tenaga pemikir, dan biasanya didahului dengan telaahan yang mendalam.

Mengenali masalah yang sederhana dan menyusun rencana mengatasinya, dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan proses pengambilan keputusannya tidak melibatkan banyak orang.

Dalam menjamin kearifan seseorang ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; maka perlu kiranya untuk menguasai dasar-dasar pemecahan masalah ini. Disamping secara terus menerus mengikuti perkembangan dilingkungannya, tekun meneliti dan menganalisa penyebab yang menimbulkan suatu peristiwa serta juga menganalisa akibat yang mungkin timbul dari peristiwa tersebut, dan karena setiap peristiwa jarang berdiri sendiri maka haruslah senantiasa mengikuti perkembangan dimana kita ada dan berada.-

Rafans – Manado, 21 Juli 2009,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: